Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Cara Menyetel Klep dan Ukuran nya
CARA PENYETELAN KLEP DAN UKURAN NYA
Yo , Comeback again and again with Ahtong :3
Ahtong kali ini mao bahas tentang stell klep pada sepeda motor, kenapa stell klep ?? ya lagi mao share aja abis di test PKL :v so langsung aja kembali ke Laptop
1. SIAPKAN ALAT ALAT /TOOLS
siapkan alat alat seperti berikut yaa :3
- Obeng (-) besar
- Kunci T 17 (Motor supra 125, Kharisma)
- Kunci T 14 (Supra Fit / Tiger)
- Kunci Ring 8-9 (Motor Bebek)
- Ring 17 (Tipe bebek)
- Ring 24 (Tipe Sport)
- Feeller Gauge Set
- Valve Adjusting Wrench ( Kunci Klep )
2. LANGKAH KERJA
Yupps kalo dah siap , Langsung aja .. :v
1. Buka tutup klep (In dan Ex) menggunakan kunci Ring/Pas ukuran 17 untuk tipe bebek dan 24 untuk tipe sport / Untuk Matic silahkan buka jok motor lalu buka Tutup Silinder dengan kunci L 6
2. Posisikan Piston pada posisi TOP / TOP POSITION dengan membuka tutup magnet pada blok mesin sebelah kiri ada 2 tutup , buka tutup dengan obeng (-) Besar
Setel menggunakan kunci T atau Ring ukuran 14/17
dengan memutar engkol berlawanan arah jarum jam , dengan melihat posisi klep in dan out sampai naik dan turun 1 kali dan putar secara perlahan sampai terlihat tanda "T" pada tutup magnet bagian atas
Untuk lebih jelasnya ahtong kasih gambar di samping :v
Untuk penyetelan TOP POSITION pada Type Matic silahkan lakukan dengan meng engkol kick starter lalu lihat posisi klep masuk dan buang naik dan turun 1 kali lalu lihat posisi klep buang dan masuk sampai Lurus kembali
- kendorkan mur pengikat dengan ring 8-9/10-11 dan (tapper adjuster) baut setelan klep dengan kunci klep , keterangan gambar ada di samping
Ket : in = katup masuk
out = katup buang
HONDA
- TIGER/MEGA PRO/PHANTOM : (0.10) ± 0.01
- CS 1 : 0.06/0.27 (in/ex)
- BeAT/SCOOPY FI/non FI : 0.14 (in/ex) ± 0.02
- Vario non FI dan FI 125 : 0.15/0.25 (in/ex)
- ALL TYPE 100 cc : 0.05 (in/ex)
- ALL TYPE 125 cc : 0.03 (in/ex)
YAMAHA
VIXION : 0.1
MIO : 0.08/0.10 (in/ex)
VEGA : 0.05-0.10/ 0.08-0.13 (in/ex)
MX : 0.1-0.14 / 0.16-0.20 (in/ex)
SUZUKI
THUNDER : 0.1/0.15 (in/ex)
SHOGUN ALL TYPE : 0.05 (in/ex)
SATRIA FU : 0.15 (in/ex)
Kencangkan dan Kendorkan sampai baut setelan klep sampaiFeeler terasa agak sempit/seret/peret dan Kencangkan kembali klep dengan cara tahan kunci klep dan kencangkan mur pengikat klep ,
lalu cek klep MASUK/IN dengan mengoyangkan klep jika terasa naik turun sedikit berarti sudah betul/normal , namun jika terasa goyang kiri kanan lakukan kembali penyetelan dengan jarak toleransi yang sudah di tentukan sampai goyangan kiri kanan sudah tidah terasa
Untuk KLEP BUANG/EX hampir sama dengan klep masuk di atas
4. Lakukan pemasangan kembali tutup klep / tutup silinder pada dengan kunci Ring 17/24 dan L6 untuk tipe matic
Jika pemasangan sudah di lakukan silahkan rasakan Hasilnya :v
Jika ada tambahan/kata kata yang kurang di mengerti silahkan berikan komentar kalian di bawah OK :D
Sumber : Laporan PKL dan Berbagai Sumber
FOTO : GOOGLING :v
SMK BISA !!!!
See You Again :D
Tag :
Motor Injeksi,
Otomotif,
Rangkuman Sistem PGM-FI
Mengenal Sistem PGM-FI , Komponen dan Fungsi
Yap kali ini ahtong mau share ke kalian tentang sistem PGM-FI , sebenernya ini adalah rangkuman ahtong yang lagi PKL sekarang, kembali lagi ke laptop apa sih yang di maksud sistem PGM-FI ,apa aja sihh komponen nya , dan apa fungsi di dalam nya , Langsung aja Check List Out
PENGERTIAN SISTEM PGM-FI
PGM-FI adalah kepanjangan dari Programmed Fuel Injection , yaitu sistem suplai bahan bakar dengan menggunakan teknologi kontrol secara elektronik yang mampu mengatur pasokan bahan bakar dan udara secara optimum yang di butuhkan oleh mesin pada setiap keadaan
Berikut adalah perbandingan nya...
PENGERTIAN SISTEM PGM-FI
PGM-FI adalah kepanjangan dari Programmed Fuel Injection , yaitu sistem suplai bahan bakar dengan menggunakan teknologi kontrol secara elektronik yang mampu mengatur pasokan bahan bakar dan udara secara optimum yang di butuhkan oleh mesin pada setiap keadaan
Berikut adalah perbandingan nya...
FUNGSI KOMPONEN PGM-FI
Lanjut lagi berikut adalah komponen yang ada dalam sistem PGM-FI

1. Throttle Body
Fungsi dari Throttle body adalah mengatur jumlah udara masuk sewaktu pengendara mengoperasikan/menarik handle gas
seperti biasa ahtong kasih keterangan gambar , bisa di lihat di samping kanan yapp :3
2. Idle Air Control Valve (IACV)
Idle Air Control atau yang biasa di sebut IACV adalah komponen yang berfungsi sebagai Auto Choke/ Mempertahankan kecepatan Langsam/Idle , jika terjadi gangguan maka MIL akan berkedip sebanyak 29 kali
Idle Air Control atau yang biasa di sebut IACV adalah komponen yang berfungsi sebagai Auto Choke/ Mempertahankan kecepatan Langsam/Idle , jika terjadi gangguan maka MIL akan berkedip sebanyak 29 kali
3. Fast Idle Solenoid Valve (FISV)
FISV adalah katup peninggi putaran stationer yang memberikan udara tambahan di dalam throttle body untuk menjaga putaran stationer yang tidak ideal saat mesin dingin , secara fungsi mirip dengan IACV perbedaan nya FISC tidak mengatur putaran mesin saat Idle
FISV adalah katup peninggi putaran stationer yang memberikan udara tambahan di dalam throttle body untuk menjaga putaran stationer yang tidak ideal saat mesin dingin , secara fungsi mirip dengan IACV perbedaan nya FISC tidak mengatur putaran mesin saat Idle
4. Injector
Injector berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam saluran masuk/intaxe manifold , jika terjadi gangguan lampu MIL akan berkedip sebanyak 12 kali
5. Sensor Enggine Coolant Temperature (ECT) dan Enggine Oil Temperature (EOT)
sensor ECT dan EOT berfungsi untuk mendeteksi suhu mesin dan mengirimkan informasi nya ke ECM untuk mengkoreksi jumlah bahan bakar dan waktu pengapian berdasarkan panas mesin :3 canggih yak ....
Jika terjadi gangguan pada ECt/EOt lampu MIL akan berkedip sebanyak 7 kedipan
6. Sensor Intake Air Temperature (IAT)
Sensor IAT berfungsi untuk mendeteksi suhu pada inlate pipe intake dan mengirimkan informasi kepada ECM untuk mengkoreksi jumlah perbandingan udara dan bahan bakar
Jika terjadi gangguan pada IAT lampu MIL akan berkedip sebanyak 9 kali kedipan
Jika terjadi gangguan pada ECt/EOt lampu MIL akan berkedip sebanyak 7 kedipan
6. Sensor Intake Air Temperature (IAT)
Sensor IAT berfungsi untuk mendeteksi suhu pada inlate pipe intake dan mengirimkan informasi kepada ECM untuk mengkoreksi jumlah perbandingan udara dan bahan bakar
Jika terjadi gangguan pada IAT lampu MIL akan berkedip sebanyak 9 kali kedipan
\
7. Sensor Throttle Position (TP)
Sensor TP ini berfungsi mendeteksi sudut bukaan throttle valve , jika ada gangguan lampu MIL akan berkedip sebanyak 8 kedipan
Sensor TP ini berfungsi mendeteksi sudut bukaan throttle valve , jika ada gangguan lampu MIL akan berkedip sebanyak 8 kedipan
8. Sensor Manifold Absolute Pressure (MAP)
Sensor MAP berfungsi untuk menghitung jumlah udara yang masuk ke mesin dengan cara mendeteksi perubahan tekenan pada intake manifold , jika terjadi gangguan lamu MIL akan berkedip sebanyak 1 kedipan
9. Ignition Pulse Generator ( Sensor CKP)
Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi putaran mesin dan sudut crankshaft untuk di informasikan ke ECM untuk mengontrol waktu pengapian dan parameter-parameter lainya
Jika terjadi gangguan lampu MIL akan berkedip sebanyak 52 kedipan
10. Sensor Oksigen (Sensor O2)
Sensor ini berfungsi untuk memperbaiki campuran bahan bakar dan udara dengan mendeteksi Konsentrasi oksigen yang terkandung dalam gas buang , jika terjadi gangguan lampu MIL akan berkedip sebanyak 21 kedipan
Sensor MAP berfungsi untuk menghitung jumlah udara yang masuk ke mesin dengan cara mendeteksi perubahan tekenan pada intake manifold , jika terjadi gangguan lamu MIL akan berkedip sebanyak 1 kedipan
9. Ignition Pulse Generator ( Sensor CKP)
Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi putaran mesin dan sudut crankshaft untuk di informasikan ke ECM untuk mengontrol waktu pengapian dan parameter-parameter lainya
Jika terjadi gangguan lampu MIL akan berkedip sebanyak 52 kedipan
10. Sensor Oksigen (Sensor O2)
Sensor ini berfungsi untuk memperbaiki campuran bahan bakar dan udara dengan mendeteksi Konsentrasi oksigen yang terkandung dalam gas buang , jika terjadi gangguan lampu MIL akan berkedip sebanyak 21 kedipan
11. Bank Angle Sensor (BAS)
Sensor BAS ini berfungsi untuk mematikan mesin jika kendaraan jatuh (SAFETY) dengan mendeteksi sudut kemiringan Sensor , sensor ini sudah di pakai pada Honda Verza dan CBR , jika terjadi gangguan maka MIL akan berkedip sebanak 54 kedipan
Sensor BAS ini berfungsi untuk mematikan mesin jika kendaraan jatuh (SAFETY) dengan mendeteksi sudut kemiringan Sensor , sensor ini sudah di pakai pada Honda Verza dan CBR , jika terjadi gangguan maka MIL akan berkedip sebanak 54 kedipan
12. Pompa Bahan Bakar ( Fuel Pump )Fuel pump ini di pasang di dalam tanki bahan bakar yang terdiri dari fuel suction filter , pompa , fuel pressure regulator , dan float (Pelampung)
Fuel pump ini memiliki funsi memompa dan megalirkan bahan bakar dari tanki ke injector
Tekanan bahan bakar di dalam fuel pump di atur oleh pressure regulator sebanyak 294 kPa (3.0kgcf/cm³ , 43 psi)
Pressure mengembalikan bahan bakar dengan membuka katup saat tekanan bahan bakar melebihi 294 kPa (3.0kgcf/cm³ , 43 psi)
ya cukup segini dlu yakk , ahtong dah cape ngetiknya :v , silahkan di tambahkan kalo ada yang masih kurang atau salah
Salam dari Ahtong , oh iya karena ahtong gak update lama banget karena PKL yaudah ahtong masukin topik Otomotif aja :v
Sekian .........
Sumber di dapat dari rangkuman laporan ,,, Foto dari Googling :v
Bye :3
Sumber di dapat dari rangkuman laporan ,,, Foto dari Googling :v
Bye :3






